Rabu, 21 Maret 2012

konsep akuntansi

PENGERTIAN AKUNTANSI

Pentingnya Akuntansi :

Persaingan perbankan dalam memperebutkan pangsa pasar


Agar tetap eksis dan mampu mengembangkan diri :

· dapat bekerja dengan tingkat efisiensi tinggi

· dapat mengembangkan produk/jasa perbankan baru sesuai kebutuhan


· memiliki informasi yang tepat pakai dan tepat waktu

· kemampuan manejemen bank dalam pengambilan keputusan


dikelola dan dimanfaatkan dengan benar

alatnya : AKUNTANSI

Definisi Akuntansi :

“Accounting is the art of recording, classifying, and summarizing in a significant manner and in terms of money, transactions and events which are, in part at least of a financial character, and interpreting the results thereof. (A. I. C. P. A.)

Persamaan Akuntansi :

Aktiva

= Hutang + Modal

Persamaan Akuntansi Perbankan :

Aktiva Bank

= Hutang Bank + Modal Bank

Aktiva Bank

Hutang Bank

Modal Bank

Penempatan Dana

Dana Masyarakat

Modal Saham

Penyaluran Dana dalam Kredit

Dana Pinjaman

Premium Saham

Penanaman Dana dalam Aktiva Tetap

Dana Lainnya

Laba ditahan

Penanaman Lain

Laba/Rugi Tahun berjalan

Pendapatan

Aktiva Bank

=

Biaya Bank

Hutang Bank

+

Modal dan Cadangan

SISTEM AKUNTANSI PERBANKAN

Sasaran Sistem Akuntansi Perbankan :

· sebagai sistem akuntansi manajemen

· sebagai sistem costing

· sebagai sistem pengawasan

· sebagai sistem laporan kepada penguasa moneter

Dasar-dasar Akuntansi Perbankan :

1) accrual basis di dalam pencatatan biaya

2) cash basis di dalam pencatatan pendapatan

3) dasar rancang bangun akuntansi perbankan

· harus adanya perincian dari assetnya sehingga dapat menggambarkan jumlah dana yang diinvestasikan pada masing-masing aset tersebut

· harus adanya perincian dari hutang-hutangnya yang disusun menurut jatuh waktunya dan tingkat kekekalannya

· dapat menggambarkan Laba/rugi yang diperoleh dari hasil kegiatannya dengan jelas

· harus dapat menyediakan informasi secara periodik mengenai efisiensi dari hasil kegiatan usahanya

· harus ada sistem internal control yang ketat

· harus dapat menyediakan data untuk penguasa moneter

4) dasar-dasar penyusunan rekening stelsel bank

· sebaiknya rekening assets disusun atas dasar tingkat likwiditasnya

· sebaiknya rekening hutang bank disusun atas dasar urutan pemakaiannya atau urutan jatuh waktunya

· sebaiknya rekening modal disusun berurutan atas dasar urutan kekekalannya

· sebaiknya rekening income/expense bank disusun berurutan atas dasar urutan ranking yang paling besar atau berurutan dari tingkat prioritas kegiatan utama dari bank yang bersangkutan

Sistem Akuntansi Biaya :

1) Fungsi Akuntansi Biaya Bank

· untuk mengetahui besarnya biaya dana yang dikumpulkan

· untuk mengetahui besarnya masing-masing profit dan loss atas masing-masing jasa yang diberikan

· sebagai alat perhitungan customer profitability

· sebagai dasar pricing bank services

2) Pendekatan Akuntansi biaya untuk bank

· Full costing/full absorption costing

· Variabel costing/direct costing

· Incremental costing-differential costing

· Estimated cost

3) Informasi biaya sebagai alat pengambil keputusan

4) Penetapan tarif jasa perbankan

· cost plus pricing

· marginal pricing

· non cost pricing

· skimming pricing

· penetration pricing

LAPORAN KEUANGAN BANK :

Tujuan Laporan Keuangan Bank :

· menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan bank yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi

· menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggung jawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya

Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan :

· Dapat dipahami

· Relevan materialitas

· Keandalan penyajian jujur, netralitas, pertimbangan

sehat, kelengkapan

· Dapat dibandingkan

Laporan Keuangan Bank (menurut SAK) :

· Neraca

· Laporan Komitmen dan Kontijensi

· Laporan Laba Rugi Multiple step

· Laporan Arus Kas Cash concept

· Catatan atas Laporan Keuangan

PT. BANK GUNADARMA

NERACA PER TANGGAL 31 DESEMBER 199X

1.

AKTIVA

2.

KEWAJIBAN

1.1.

K a s

2.1.

G i r o

1.2.

Giro pada Bank Indonesia

2.2.

Kewajiban Segera Lainnya

1.3.

Giro pada Bank Lain

2.3.

Tabungan

1.4.

Penempatan pada bank lain /

Penyisihan penghapusan

2.4.

2.5.

Deposito berjangka

Sertifikat Deposito

1.5.

Surat-surat berharga

Penyisihan penghapusan dan penurunan nilai surat-surat berharga

2.6.

Surat-surat berharga yang diterbitkan

a. SBPU

b. Obligasi

1.6.

Kredit yang diberikan

Penyisihan penghapusan kredit

2.7.

2.8.

Pinjaman yang diterima

Beban yang masih harus dibayar

1.7.

Penyertaan

2.9.

Kewajiban Lain-lain

1.8.

Pendapatan yang masih akan diterima

2.10.

2.11.

Pinjaman subordinasi

Modal pinjaman (loan capital)

1.9.

Biaya dibayar dimuka

1.10.

Aktiva tetap

Akumulasi penyusutan aktiva tetap

3.

3.1.

EKUITAS

Modal disetor

a. Saham biasa

1.11.

Aktiva Lain-lain

b. Saham preferen

3.2.

Perkiraan tambahan modal disetor

a. Agio/disagio

b. Modal Sumbangan

c. Penyesuaianakibat pen-

jabaran laporan keuangan

d. Lain-lain

3.3.

Selisih penilaian kembali aktiva

tetap

3.4.

Saldo Laba

a. Cadangan tujuan

b. Cadangan umum

c. Saldo laba yang belum

dicadangkan

PT. BANK GUNADARMA

LAPORAN KOMITMEN DAN KONTIJENSI

TANGGAL 31 DESEMBER 199X

KOMITMEN

1.

TAGIHAN KOMITMEN

1.1.

Fasilitas pinjaman yang diterima dan belum digunakan

1.2.

Pembelian Berjangka Valuta Asing

1.3.

Pembelian valuta asing tunai (Spot) yang belum diselesaikan

2.

KEWAJIBAN KOMITMEN

2.1.

Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum digunakan

2.2.

Kewajiban pembelian kembali aktiva bank yang dijual dengan syarat Repo

2.3.

L/C yang irrevocable dan masih berjalan dalam rangka ekspor dan impor

2.4.

Akseptasi wesel impor atas dasar L/C berjangka

2.5.

Penjualan berjangka valuta asing

2.6.

Penjualan valuta asing tunai (spot) yang belum diselesaikan

KONTIJENSI

1.

TAGIHAN KONTIJEN

1.1.

Garansi dari Bank lain

a. Penerbitan jaminan dalam bentuk bank garansi risk sharing

b. Lainnya

1.2.

Pembelian Opsi Valuta Asing

1.3.

Pendapatan bunga dalam penyelesaian

2.

KEWAJIBAN KONTINJEN

2.1.

Garansi yang diberikan

a. Penerbitan jaminan dalam bentuk :

- bank garansi

- risk sharing

- standby L/C

- performance bonds

- advance payment bonds

b. Akseptasi atau endosemen surat berharga

c. Lainnya

2.2.

2.3.

L/C yang revocable dan masih berjalan dalam rangka impor dan ekspor

Penjualan Opsi Valuta Asing

PT. BANK GUNADARMA

LAPORAN LABA-RUGI DAN SALDO LABA

PERIODE JANUARI S.D DESEMBER 199X

I. Pendapatan dan Beban Operasional

1.

Pendapatan Bunga

1.1.

Bunga yang diperoleh

xxx

1.2

Provisi dan Komisi Kredit

xxx

xxx

2.

Beban bunga

2.1.

Bunga yang dibayar

xxx

2.2.

Hadiah

xxx

2.3.

Provisi dan komisi yang dibayar untuk mendapatkan dana

xxx

(xxx)

3.

Pendapatan bunga

Neto

xxx

4.

Pendapatan dan

beban lainnya

4.1.

Provisi dan komisi yang diterima selain dari pemberian kredit

xxx

4.2.

Provisi dan komisi yang dibayar selain untuk penerimaan dana

(xxx)

4.3.

Pendapatan/beban dari provisi dan komisi neto

xxx

4.4.

Pendapatan lain

xxx

4.5.

Beban overhead

a. Beban umum dan administrasi

b. Beban personalia

c. Beban lain

(xxx)

(xxx)

(xxx)

(xxx)

4.6.

Pendapatan/beban lain neto

xxx

5.

Pendapatan operasi

onal neto

xxx

II. Pendapatan dan Beban non Operasional

1.

Pendapatan Non-

Operasional

1.1.

Keuntungan penjualan aktiva tetap

xxx

1.2.

Lainnya

xxx

xxx

2.

Beban non Operasi

Onal

2.1.

Kerugian penjualan aktiva tetap

(xxx)

2.2.

Denda/sanksi

(xxx)

2.3.

Lainnya

(xxx)

(xxx)

3.

Pendapatan/beban

non operasional

xxx

III. Laba (rugi)

1.

Laba atau rugi

xxx

2.

Pos Luar Biasa (Extra ordinary gain/loss)

xxx

3.

Pengaruh kumulatif dari perubahan Kebijakan akuntansi

xxx

4.

Laba (Rugi) sebelum PPh

xxx

5.

Pajak Penghasilan

(xxx)

6.

Laba (rugi) bersih tahun berjalan

xxx

IV. Saldo Laba

1.

Saldo laba tahun lalu

xxx

2.

Jumlah saldo laba

xxx

3.

Dividen yang dibayar

(xxx)

4.

Jumlah saldo laba

xxx

Dirinci atas :

- Cadangan tujuan

xxx

- Cadangan umum

xxx

- Saldo laba yang belum dicadangkan

xxx

xxx

PT. BANK GUNADARMA

LAPORAN ARUS KAS

PERIODE JANUARI S.D DESEMBER 199X

Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Penerimaan bunga dan komisi

xxx

Pembayaran bunga

xxx

Pembayaran pihutang yang telah dihapus

xxx

Pembayaran kas pada karyawan dan pemasok

xxx

Laba operasi sebelum perubahan dalam aktiva operasi

xxx

(Kenaikan) Penurunan dalam Aktiva Operasi :

Dana jangka pendek

xxx

Deposito untuk tujuan pengendalian moneter

xxx

Dana uang muka untuk langganan

xxx

Kenaikan bersih dalam piutang kartu kredit

xxx

Surat berharga jangka pendek yang diperjual belikan

xxx

Kenaikan (penurunan) dalam Hutang Operasi :

Deposito dari pelanggan

xxx

Sertifikat deposito yang diperjual belikan

xxx

Kas bersih dari aktivitas operasi sebelum pajak penghasilan

xxx

Pajak penghasilan

xxx

Arus kas bersih dari aktivitas operasi

xxx

Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Pelepasan anak perusahaan Y

xxx

Dividen yang diterima

xxx

Bunga yang diterima

xxx

Hasil penjualan surat berharga yang tidak diperjual belikan

xxx

Pembelian surat berharga yang tidak diperjual belikan

xxx

Pembelian tanah, bangunan dan peralatan

xxx

Arus kas bersih yang dipergunakan dalam aktivitas investasi

xxx

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Penerbitan modal pinjaman

xxx

Penerbitan saham prioritas oleh anak perusahaan

xxx

Pembayaran kembali pinjaman jangka panjang

xxx

Penurunan bersih pinjaman lain

xxx

Pembayaran dividen

xxx

Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan

xxx

Pengaruh perubahan kurs valuta kas dan setara kas

xxx

Kenaikan bersih kas dan setara kas

xxx

Kas dan setara kas pada awal periode

xxx

Kas dan setara kas pada akhir periode

xxx

PROSES AKUNTANSI

Dokumen Dasar Akuntansi

pencatatan

Buku-buku Pembantu

Buku Jurnal

penggolongan

Buku Besar

Keputusan

penjabaran

Neraca

penafsiran

Analisa Keadaan Keuangan

Ikhtisar L/R

LPPK

PROSES AKUNTANSI BANK

Transaksi hari bersangkutan

Lap.Keu. hari bersangkutan

Pengambilan keputusan

Transaksi hari berikut

Kliring :

tata cara perhitungan hutang-piutang dalam bentuk surat-surat dagang dan surat-surat berharga dari suatu bank terhadap bank lainnya dengan maksud agar penyelesaiannya dapat terselenggara dengan mudah dan aman, serta untuk memperluas dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral.

Jenis Kliring :

· kliring umum

· kliring lokal

· kliring antar cabang

Pembukuan transaksi kliring :

Bank A :

Kliring ........................................................

Giro-Rekening Tn. B..............................

Rp. xxx

Rp. xxx

setelah diketahui hasilnya :

Bank Indonesia-Giro...................................

Kliring....................................................

Rp. xxx

Rp. xxx

Bank B:

Giro-Rekening Tn. A...................................

Bank Indonesia-Giro..............................

Rp. xxx

Rp. xxx

atau :

Bank B:

Giro-Rekening Tn. B

Bank Indonesia-Giro

Rp. xxx

Rp. xxx

Bank A:

Bank Indonesia-Giro

Giro-Rekening Tn. A

Rp. xxx

Rp. xxx

Neraca Kliring Bank B:

NERACA

KLIRING

Kalah kliring Rp. xxx

Warkat Debet Masuk Rp. xxx

Warkat Kredit Keluar Rp. xxx

Keseimbangan Rp. xxx

Keseimbangan Rp. xxx

Neraca Kliring Bank Indonesia :

NERACA

KLIRING Tgl.

Bank B Rp. xxx

Bank A Rp. xxx

Bank A Rp. xxx

Jumlah Debet Rp. xxx

Jumlah kredit Rp. xxx

GIRO :

simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan sek, surat perintah pembayaran lainnya, atau dengan cara pemindah bukuan.

Transaksi Pembukaan :

Kas..............................................................

Giro-rekening Tn. A.............................

Barang cetakan-buku cek......................

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Penyetoran Kliring :

Bank Indonesia-Giro..................................

Warkat Kliring......................................

Rp. xxx

Rp. xxx

Apabila kliring berhasil :

Kliring........................................................

Giro-Rekening A..................................

Rp. xxx

Rp. xxx

Penyetoran melalui transfer :

Bank B-Giro...............................................

Giro-Rekening Tn. A.............................

Rp. xxx

Rp. xxx

Penarikan giro :

Giro-Rekening Tn. A...................................

Kas Rupiah.............................................

Rp. xxx

Rp. xxx

Penarikan secara kliring :

Giro-Rekening Tn. A....................................

Bank Indonesia-Giro...............................

Rp. xxx

Rp. xxx

Penarikan dengan amanat :

Giro-Rekening Giro......................................

Hubungan antar kantor-Cab. Surabaya...

Rp. xxx

Rp. xxx

Pembukuan Jasa Giro :

Bunga Giro..................................................

Giro-Rekening Tn. A..............................

Rp. xxx

Rp. xxx

Tabungan :

simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan oleh si penabung sewaktu-waktu dikehendaki.

Pembukaan :

Kas.............................................................

Tabungan-rekening Tn. A.....................

Rp. xxx

Rp. xxx

Penyetoran dengan cek :

Giro-rekening Tn.A....................................

RAK-Cabang Surabaya..............................

Tabungan-Rekening Tn. B....................

Rp. xxx

Rp. xxx

Rp. xxx

Penyetoran antar cabang :

Rekening Antar Kantor-Cab. Surabaya......

Tabungan-Rekening Tn. A....................

Rp. xxx

Rp. xxx

Penarikan :

Cabang lain :

Rekening Antar Kantor-Jakarta..................

Kas........................................................

Rp. xxx

Rp. xxx

Cabang Penerbit :

Tabungan-Rekening Tn. A.........................

Rekening Antar Kantor-Bandung..........

Rp. xxx

Rp. xxx

Pembebanan Bunga :

Biaya Bunga-Tabungan...............................

Tabungan-Rekening Tn. A.....................

Rp. xxx

Rp. xxx

Penutupan Rekening :

Tabungan-Rekening Tn. A.........................

Kas........................................................

Rp. xxx

Rp. xxx

Materi ini diambil dari haryramadhon.files.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
layout made by Hania Alifa Adzhani - Beetwen Leisure and Jobless